Pembunuh Istri di Palu Peragakan 25 Adegan Rekonstruksi

1034
POLRES Palu di Sulawesi Tengah menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan oleh suami terhadap istrinya yang terjadi di Jalan Gunung Loli, Kecamatan Palu Selatan, Jumat (7/7/2017). FOTO: HMS

SultengTerkini.Com, PALU– Polres Palu di Sulawesi Tengah menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan oleh seorang suami terhadap istrinya yang terjadi di Jalan Gunung Loli, Kecamatan Palu Selatan, Jumat (7/7/2017).

Rekonstruksi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Palu AKP Willian Harbensyah dan disaksikan oleh pihak Lembaga Bantuan Hukum setempat itu berlangsung di Aula Mapolres Palu.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP / 1138 / VI / 2017/SULTENG/RES PALU tanggal 2 Juni 2017 terkait kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Ipin Manggarai (33) terhadap Sumiati (40).

Dari rekonstruksi itu, tersangka Ipin memperagakan sebanyak 25 adegan dan disaksikan oleh lima orang saksi.

Tersangka Ipin mengakhiri nyawa Sumiati di dalam kamar kosnya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Rekonstruksi itu berakhir pada pukul 11.00 Wita dengan aman dan lancar.

Sebelumnya diberitakan, kasus pembunuhan pada Bulan Suci Ramadhan itu terjadi di sebuah kamar indekos Jalan Gunung Loli, Kelurahan Lolu Utara, Jumat (2/6/2017) sore.

Kasus yang berakhir dengan pembunuhan itu diawali dengan percekcokan antara pelaku dan korban hingga terdengar oleh Salasia, ibu kandung korban.

“Sempat bertengkar gara-gara Ipin (menantunya) tidak dibelikan rokok,” kata Salasia.

Tidak lama kemudian, pelaku Ipin yang tidak bisa menahan kemarahannya akhirnya nekat membunuh istrinya sendiri dengan menggunakan parang.

Akibatnya, korban tewas terkapar dengan puluhan luka di sekujur tubuhnya.

Aparat Buru Sergap Polres Palu yang mendengar laporan kasus itu segera tiba di lokasi dan mengamankan pelakunya.

Namun upaya penangkapan itu tidak berjalan mudah.

Pasalnya, Ipin dengan parang di tangannya menolak untuk menyerahkan diri.

Aksi kejar-kejaran hingga aparat terpaksa membuang tembakan di udara pun tak terhindarkan.

Karena melawan dan mencoba kabur, aparat kemudian melumpuhkan pelakunya dengan timah panas hingga berhasil ditangkap.

Aksi kejar-kejaran itu sempat menjadi tontonan menarik bagi warga setempat.

Kapolres Palu AKBP Christ Reinhard Pusung mengatakan, berdasarkan hasil interogasi, pelaku Ipin nekat membunuh istrinya sendiri dengan menggunakan sebilah parang karena sakit hati atau cemburu mendapat kabar bahwa istrinya itu sudah dinikahkan dengan pria lain.

Apalagi menurut pelaku, tingkah laku istrinya itu sudah berubah jika mengajak korban untuk berhubungan badan.

Namun dari keterangan sejumlah saksi, pelaku Ipin tega melakukan perbuatan kejinya hanya lantaran tidak dibelikan rokok oleh istrinya yang semasa hidupnya bekerja sebagai pengumpul barang bekas itu.

“Ada 29 luka tusukan di sekujur tubuh korban,” kata mantan Kapolres Tolitoli itu. CAL

Silakan komentar disini...