Basarnas-TNI di Palu Rakor Penguatan Fungsi dan Potensi SAR

226
basarnas
BADAN Pencarian dan Pertolongan Palu menghelat rapat koordinasi bersama stakeholder yakni TNI AD, TNI AL dan TNI AU di salah satu hotel Jalan Sisingamangaraja, Kota Palu, Sabtu (12/5/2018). FOTO: PATAR

SultengTerkini.Com, PALU– Badan Pencarian dan Pertolongan Palu menghelat rapat koordinasi bersama stakeholder yakni TNI AD, TNI AL dan TNI AU di di salah satu hotel Jalan Sisingamangaraja, Kota Palu, Sabtu (12/5/2018).

Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Muh Hidayat Lamakarate mewakil Gubernur Longki Djanggola mengapresiasi terlaksananya rapat koordinasi ini sebagai upaya kita untuk menyamakan pemahaman dan langkah dalam menghadapi kondisi kedaruratan yang setiap saat mengancam kehidupan kita.

“Sesuai UU no 29 tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, Basarnas adalah institusi pemerintah yang diberi mandat untuk bertanggungjawab di bidang search and rescue atau dikenal SAR, ” kata Hidayat Lamakarate yang mrmbacakan sambutan tertulis Gubernur Sulteng.

Lanjut Hidayat, dalam penanganan kecelakaan di bidang penerbangan, pelayaran maupun moda transportasi darat serta bencana alam, maka Basarnas harus benar-benar mampu menangani peristiwa itu, baik secara terkoordinasi dengan baik tanpa menunggu dan mengharap karena peran pencarian dan pertolongan sudah harus menjadi satu jiwa bagi personil Basarnas bersama stakeholder bidang SAR.

Dalam menjalankan tugas pokok serta fungsi Basarnas harus mampu memiliki tiga pilar utama yaitu Sumber Daya Manusia yang profesional, sarana prasarana yang memadai dan peran serta potensi SAR.

Kepala Basarnas Palu Basrano mengatakan sebanyak 150 peserta mengikuti rakor ini dan bersumber dari TNI AD, TNI AU dan TNI AL serta potensi SAR. PATAR

Silakan komentar disini...