Tipu Sejumlah Pejabat, Wartawan Gadungan di Palu Dilapor ke Polisi

710
WhatsApp Image 2018-05-23 at 16.39.42
RAHMAT Dhani (baju biru), seorang jurnalis di Kota Palu melaporkan wartawan gadungan ke Mapolres Palu, Rabu (23/5/2018) atas kasus pencemaran nama baik yang mencatut namanya dan berhasil menipu sejumlah pejabat setempat. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, PALU– Kasus penipuan dengan mencatut nama seorang jurnalis di Kota Palu, Sulawesi Tengah berhasil menipu sejumlah pejabat setempat.

Adalah Rahmat Dhani, Jurnalis Rajawali Tv yang namanya dicatut oleh orang pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu.

Merasa nama baiknya dicemarkan, Rahmat Dhani lalu memilih melaporkan pelaku ke Mapolres Palu, Rabu (23/5/2018).

“Dia (pelaku) SMS ke beberapa pejabat mengaku sebagai saya dan minta uang karena istri saya katanya meninggal,” ujarnya.

Terungkapnya aksi penipuan kata Dhani bermula saat dirinya dikabari oleh seorang pejabat di Badan Pertanahan Nasional Palu dengan mengirimkan isi SMS mencatut namanya untuk meminta uang karena istrinya meninggal dunia.

Bahkan bukan itu saja deretan SMS yang disebar ke beberapa pejabat juga berbeda-beda cara meminta dana untuk ditransfer seperti SMS yang mengaku bahwa istrinya dalam keadaan gawat dan butuh biaya besar.

Selain itu, SMS permintaan bantuan uang juga dikirim pelaku melalui SMS kepada mantan Dandim 1306/Donggala.

Bukan hanya itu, Kepala Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu juga menjadi korban bahkan sudah mentransfer sejumlah uang ke rekening menggunakan nama adik pelaku yang mirip namanya Rahmat.

“Saya juga dikirim SMS sama pak Kabandara yang mengaku saya dan minta uang katanya saya butuh uang karena istri saya sakit, padahal itu tidak benar,”  jelasnya.

Menurut Dhani, setelah beberapa hari melacak nomor pelaku, akhirnya nama dan identitas pelaku diketahuinya bernama Ikbal.

Ternyata pelaku adalah teman lamanya yang tidak punya media dan hanya mengaku sebagai jurnalis.

“Tega betul dia kasih begitu saya. Catut nama saya minta uang ke beberapa pejabat. Saya sudah laporkan ke Polres Palu pencemaran nama baik,” katanya.

Dhani menambahkan, pelaku selain mencatut namanya juga mencatut nama perusahaan media Rajawali Tv dan juga mengaku wartawan Harian Radar Sulteng bernama Rahmat Dhani dengan meminta uang ke sejumlah pejabat di Kota Palu.

“Ini harus cepat dicegah sebelum ada banyak korban lainnya dengan mencatut nama wartawan dan media. Saya sudah lapor di Polres Palu tadi jam 11. Mudah-mudahan laporan saya cepat ditindaklanjuti polres agar pelaku bisa segera ditangkap dan tidak ada korban lainnya,” ujar Dhani. HAL

Silakan komentar disini...