Sambut Lebaran, Umat Islam di Luwuk Pawai Obor 4 Km

341
WhatsApp Image 2018-06-15 at 00.19.57
KOMANDAN Kompi Senapan C Yonif 714/Sintuwu Maroso, Kapten Inf Ardiyansah (berpeci) bersama anggota saat ikut menyemarakkan pawai takbir di Luwuk Kota, Kabupaten Banggai, Kamis (14/6/2018) malam. FOTO: STEVEN PONTOH

SultengTerkini.Com, LUWUK– Menyambut Lebaran 1439 Hijriah, Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mengubah konsep takbir keliling dari sebelumnya menggunakan kendaraan bermotor, berganti pawai obor dengan berjalan kaki sekira 4 kilometer (km) dalam Luwuk Kota, Kamis (14/6/2018) malam.

Ketua PHBI Banggai, Alfian Djibran mengungkapkan, pawai takbir dengan berjalan kaki ini sudah dua kali dilaksanakan di wilayahnya.

Penerapan pawai tanpa kendaraan bermotor menurutnya merupakan masukan dari masyarakat dan petunjuk dari Bupati Banggai Herwin Yatim.

“Kita berharap semua berjalan dengan baik. Karena ini merupakan aspirasi atau keinginan masyarakat dan petunjuk dari bapak bupati, sehingga format pawai takbir kita ubah dari pawai kendaraan bermotor menjadi pawai obor dengan jalan kaki,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, peserta pawai takbir kali ini merupakan warga dari Kecamatan Luwuk, Kecamatan Luwuk Selatan dan Kecamatan Luwuk Utara.

Alfian juga mengatakan, melalui pawai obor berjalan kaki diharapkan peserta dapat melaksanakan syiar Islam dalam membesarkan Asma Allah SWT bisa betul-betul terlaksana sesuai harapan umat Islam di Kabupaten Banggai.

Sementara itu, Bupati Banggai Herwin Yatim dalam sambutannya mengemukakan, kebijakan pemerintah dengan mengeluarkan surat edaran yang berisi imbauan untuk tidak melaksanakan takbir menggunakan kendaraan bermotor lahir dari berbagai pertimbangan, salah satunya, pertimbangan dari institusi aparat keamanan.

“Keputusan pawai takbir tidak menggunakan kendaraan bermotor ini merupakan pertimbangan atas keamanan dan efisiensi masyarakat serta masukan dari aparat keamanan dalam hal ini bapak kapolres dan pak dandim,” ungkap Herwin.

Selain itu, bupati juga menjelaskan, hal terpenting dari kegiatan pawai takbir ialah menyebarkan syiar Islam kepada seluruh umat manusia.

Oleh karena itu, Ia mengharapkan kegiatan pawai obor takbir berjalan dengan aman dan tertib. Bupati Herwin juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolres Banggai AKBP Moch Sholeh dan Dandim 1308/LB Letkol Inf Nurman Syahreda atas kerja keras aparat keamanan menjaga daerah ini dari segala gangguan kamtibmas.

“Atas nama pemerintah daerah saya mengucapkan Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Insya Allah, kita semua kembali ke keadaan yang suci,” imbuhnya.

Usai melepas peserta pawai obor takbir, bupati dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah langsung mengisi barisan terdepan dan memimpin pawai obor takbir keliling.

Gema takbir dari kelompok peserta pawai obor terus berkumandang, dilafalkan seluruh peserta.

Di belakang peserta, terlihat dua ambulans dari PSC 119 Kabupaten Banggai dan sebuah mobil pemadam kebakaran ikut mengawal.

Sementara di jalanan terlihat petugas dari kepolisian, TNI dan dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja serta Dinas Perhubungan melakukan pengaturan arus lalu lintas.

Sebab, ruas jalan Luwuk Kota malam tadi begitu padat dengan kendaraan dari luar kota. VAN

Silakan komentar disini...