Komunitas Trail Parigi Bantu Salurkan Logistik di Wilayah Terisolasi di Palu

131
WhatsApp Image 2018-10-21 at 14.17.10
KOMUNITAS motor trail asal Kabupaten Parigi Moutung ikut membagikan bantuan logistik di wilayah terisolasi pascagempa di perbukitan Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Ahad (21/10/2018). FOTO: IST

SultengTerkini.Com, PALU– Meski ikut terdampak bencana gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter belum lama ini, namun Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) tetap ikut berpartisipasi pada tugas kemanusiaan di sejumlah posko pengungsian di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Saat ini, Relawan Kemanusiaan Parimo telah sepekan berada di Kota Palu dalam sejumlah aksi kemanusiaan diantaranya, dapur umum, posko kesehatan, distribusi bahan kebutuhan pokok, pembuatan mandi cuci kakus.

Kemudian pembangunan gedung serbaguna dan mushalah, pembuatan sekolah lapang, serta membantu TNI dalam pembangunan tenda pengungsian di kawasan Kelurahan Petobo dan Balaroa.

Sejak kemarin, tim relawan kemanusiaan yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Parimo ini mendapatkan tambahan jumlah tenaga relawan dari Komunitas Trail Parigi.

Ahad pagi, Komunitas motor trail yang berjumlah sekitar 20 motor ini membagikan bantuan logistik di wilayah yang sulit dilalui kendaraan roda empat, tepatnya di perbukitan Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.

Untuk sampai ke tempat pengungsian ini, mereka harus melewati sungai yang membelah Kelurahan Baluri dengan kelurahan lainnya.

“Yang mengungsi di tempat ini ada 96 KK (kepala keluarga). Alhamdulillah kami bisa sampai kesana membawa bantuan setelah melewati sungai Buluri,” kata Abustan, salah satu anggota Komunitas Motor Trail Parigi.

Sementara itu, Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu menjelaskan, relawan asal daerahnya selalu siap diterjunkan dimana saja di wilayah yang terdampak gempa guna meringankan beban para korban gempa.

“Kami siap melayani permintaan tenaga relawan di mana saja bagi mereka yang membutuhkan. Silahkan menghubungi kami di posko induk,” jelas Samsurizal di Posko Induk Relawan Sulteng Bangkit Parimo, Jalan Munif Rahman, Lapangan Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi , Kota Palu, Ahad (21/10/2018).

Lebih lanjut kata Samsurizal, Relawan Sulteng Bangkit Parimo dalam kesempatan itu kembali mendapat tenaga tambahan dari Pramuka Kwarcab Parimo sejumlah 25 orang.

Sehingga kata dia, jumlah tenaga relawan yang tersedia saat ini, berjumlah 300 personel.

“300 tenaga relawan yang tersedia, memiliki keahlian berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan di lokasi terdampak bencana,” pungkasnya. CAL

Silakan komentar disini...