Basarnas Kembali Evakuasi Delapan Jasad Korban Gempa-Likuefaksi di Petobo

248
WhatsApp Image 2018-10-31 at 20.45.49
TIM Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu saat mengevakuasi jasad korban gempa dan likuefaksi di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah. FOTO: BASARNAS

SultengTerkini.Com, PALU– Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu kembali menemukan dan mengevakuasi jasad korban gempa dan likuefaksi di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (31/10/2018).

“Iya hari ini ada delapan jasad yang ditemukan dan telah dievakuasi oleh tim Basarnas,” kata Kepala Basarnas Palu, Basrano kepada sejumlah jurnalis di grup WhatsApp, Rabu (31/10/2018) malam.

Basrano mengatakan, delapan jasad korban yang dievakuasi itu diketahui bernama Nur Intan (perempuan/41 tahun), Sifa Nasila (perempuan/13 tahun), Linda (perempuan/50 tahun), Lasri (perempuan/23 tahun).

Lasri sendiri diketahui dalam kondisi hamil tujuh bulan.

Selanjutnya, Ikbal (laki-laki/25 tahun), Azila (perempuan/3 tahun), dan Siti Ria (perempuan/69 tahun).

Kedelapan jasad korban langsung diserahterimakan ke pihak keluarganya untuk selanjutnya dilakukan pemakaman.

“Hingga pukul 15.30 Wita total korban yang dievakuasi oleh tim Basarnas adalah 958 orang dengan rincian 86 selamat dan 872 meninggal dunia,” kata orang pertama di Basarnas Palu itu.

Sebelumnya, tim Basarnas Palu juga mengevakuasi lima jasad korban gempa dan likuefaksi di Kelurahan Petobo.

Kelima jasad itu diketahui bernama Hasna Saly (perempuan/50 tahun), Mohammad Riansyah (laki-laki/23 tahun), Fredrick Saly (laki-laki/85 tahun), Yuli (perempuan/25 tahun), dan Azril (laki-laki/6 tahun).

Jasad Hasna Saly, Mohammad Riansyah, dan Fredrick Saly merupakan satu keluarga.

Ketiga jasad ini ditemukan oleh tim Basarnas dalam lubang yang sama dengan kondisi saling berpelukan.

Ketiga jasad ini merupakan ibu, anak dan kakek.

Ketiga jasad ini sudah dievakuasi dari Petobo kemudian dibawa oleh pihak keluarganya ke Kabupaten Morowali untuk selanjutnya dimakamkan.

Sementara dua jasad lagi yakni Yuli dan Azril diketahui adalah ibu dan anak yang ditemukan dalam kondisi saling berpelukan. CAL

Silakan komentar disini...