Yayasan Korindo Bantu Multipleks Senilai Rp 7 Miliar untuk Korban Gempa Sulteng

208
WhatsApp Image 2018-11-01 at 17.38.23
VICE Chairman Korindo Group, Kim Sang Jin didampingi Sekjen Yi Sun Hyeong menyerahkan bantuan kepada Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Pusat, Sumarsono di Pelabuhan Pantoloan Palu, Kamis (1/11/2018). FOTO: HAFSAH

SultengTerkini.Com, PALU– Yayasan Korindo turut membantu korban bencana di Sulawesi Tengah dengan memberikan bantuan material plywood atau multipleks senilai Rp7 miliar.

Bantuan multipleks tiba di Pelabuhan Pantoloan Palu dengan menggunakan Kapal Asike Global milik Korindo Group, Rabu (31/10/2018).

Bantuan itu dapat digunakan dalam membantu proses rekonstruksi pascagempa yang melanda wilayah Kota Palu, Sigi dan Donggala.

Bantuan material yang diberikan berjumlah 112.120 lembar multipleks dengan rincian 18.855 lembar dari sentra produksi di Papua, 31.420 lembar kayu lapis dari Pangkalan Bun, dan 61.845 lembar kayu lapis dari Balikpapan.

Vice Chairman Korindo Group, Kim Sang Jin didampingi oleh Sekretaris Jenderal Yi Sun Hyeong menyerahkan bantuan itu kepada pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) di Pelabuhan Pantoloan, Palu.

“Kami berharap agar bantuan ini dapat membantu pemerintah dan masyarakat Palu, Donggala, dan Sigi untuk mempercepat proses pemulihan dan rekonstruksi area yang terkena dampak bencana,” ucap Kim Sang Jin dalam acara penyerahan bantuan di Palu, Kamis (1/11/2018).

Ia mengapresiasi PMI yang turut bekerja sama menyalurkan bantuan material tersebut. Kim juga berharap agar keadaan di Palu, Donggala dan sekitarnya bisa cepat pulih, sehingga masyarakat bisa kembali menjalani rutinitas dengan normal.

Sementara itu, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Pusat, Sumarsono mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Korindo.

“Kami sampaikan terima kasih atas bantuan ini. Saat ini PMI sedang menyiapkan hunian sementara, sehingga material ini dapat digunakan untuk membangun,” ujarnya saat menerima secara simbolis didampingi pengurus PMI Sulteng.

Saat ini PMI telah mendirikan shelter di 10 titik lokasi, sehingga multipleks itu dapat mendukung kenyamanan masyarakat dalam beristirahat.

“Kamp PMI ada 10 lokasi tersebar di Donggala, Palu dan Sigi, yang saat ini digunakan oleh 1.739 kepala keluarga,” jelasnya. SAH

Silakan komentar disini...