Ormas Islam Palu Kutuk Penembakan Jemaah di Masjid Selandia Baru

126
WhatsApp Image 2019-03-17 at 19.38.55
SEJUMLAH ormas Islam di Kota Palu, Sulawesi Tengah melaksanakan aksi solidaritas atas kasus penembakan jemaah di masjid Kota Christchurch, Selandia Baru, Sabtu (16/3/2019). FOTO: IRWAN

SultengTerkini.Com, PALU– Sejumlah ormas Islam di Kota Palu, Sulawesi Tengah melaksanakan aksi solidaritas atas kasus penembakan jemaah di masjid Kota Christchurch, Selandia Baru (New Zealand).

Aksi solidaritas tersebut diawali dengan berkumpul di Masjid Alhairaat Palu.

Kemudian massa aksi melakukan longmarch ke pertigaan Jalan Jenderal Sudirman-Mohammad Hatta.

Di titik itu, sejumlah ketua-ketua lembaga menyampaikan orasi keprihatinannya terhadap korban penembakan brutal tersebut.

Dalam pernyataan sikapnya, puluhan massa yang mengatasnamakan Solidaritas untuk Muslim Selandia Baru tersebut menyampaikan sejumlah poin yakni umat Islam di Kota Palu menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi penembakan tersebut.

“Tindakan tersebut merupakan tindakan terorisme yang nyata. Apalagi ini dilakukan saat umat Islam sedang menjalankan Salat Jumat. Pada kesempatan ini, kami menyampaikan bahwa terorisme, sebagai ideologi yang mengabsahkan tindakan untuk membunuh dan memerangi orang yang berbeda keyakinan, berbeda agama, berbeda suku, bangsa, dan negara, kini tak bisa Iagi dilekatkan kepada umat Islam. Terorisme bisa hadir dari agama manapun, suku dan bangsa apapun. Selama ini standar ganda konsepsi terorisme oleh barat telah merugikan umat Islam. Padahal, sejatinya, merekalah pelaku utama tindakan terorisme kepada umat Islam,” ujar Koordinator Lapangan Novi Yuniarti dalam orasinya, Sabtu (16/3/2019).

Novi juga mengatakan, rencana pelaksanaan aksi keji tersebut yang telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun.

Olehnya, ia mengatakan, dapat diyakini bahwa aksi tersebut  bukanlah aksi yang sporadis dan tiba-tiba, melainkan sebuah gerakan yang terorganisir, terstruktur, dan rapi dengan ideologi kebencian sebagai penggeraknya.

“Gerakan ini sangatlah berbahaya. la hidup dan mengancam seluruh umat manusia. Oleh karena itu, harus ada solidaritas secara global, terutama umat Islam, untuk melawan kekejian seperti ini. Gerakan ini tak akan habis hanya dengan dikutuk. la harus diperangi hingga ke akar-akarya. Gerakan seperti ini tak bisa dibiarkan tumbuh subur karena membahayakan stabilitas dan kehidupan masyarakat global,” jelas Novi.

Massa aksi yang tergabung dalam Solidaritas untuk Muslim Selandia Baru itu berasal dari sejumlah ormas di Kota Palu diantaranya keluarga Hijau Hitam Sulteng, HMI-MPO Cabang Palu, Kohati Cabang Palu, Himpunan Pemuda Alkhairaat Sulteng, ICMI Muda Sulteng, Pemuda Muslimin Sulteng, Ikhwanul Muslimin Indonesia, ABI Sulteng serta Unde Community.

Dikutip dari berbagai sumber, kasus penembakan di masjid Kota Christchurch, Selandia Baru (New Zealand) menewaskan 49 orang, terdiri atas 41 orang di Masjid Al Noor, 7 orang di Masjid Linwood, dan seorang lagi tewas saat dirawat di RS pascapenembakan. RWN

Silakan komentar disini...
loading...