Bupati Donggala: Silaturahmi Antara Pemerintah dan Warga Tidak Boleh Terputus!

32
WhatsApp Image 2019-06-25 at 09.36.36
BUPATI Donggala Kasman Lassa menghadiri kegiatan halalbihalal di Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Senin (24/6/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, DONGGALA– Bupati Donggala Kasman Lassa menghadiri kegiatan halalbihalal di Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Senin (24/6/2019).

Halalbihalal tersebut mengusung tema “Jadikan Momentum Halalbihalal Sebagai Sarana Saling Memaafkan Memperkokoh Hubungan Silaturahmi dan Kebersamaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala”.

Bupati Kasman Lassa dalam kesempatan itu mengucapkan minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat, apabila selama di dalam pemerintahan terjadi kekeliruan selama melayani, dimana tidak sesuai dengan harapan.

Ia juga menyampaikan, dengan halalbihalal dapat terjalin silaturahmi yang tidak boleh terputus antara pemerintah dan masyarakat karena pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dapat mengayomi seluruh masyarakat.

Camat Sirenja Hasran dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut membuat dirinya bangga, dimana Kecamatan Sirenja didaulat sebagai  tuan rumah dalam pelaksanaan halalbihalal.

“Olehnya dalam hal ini, kepada Camat Balaesang dan Balaesang Tanjung saya ucapkan terima kasih yang sudah mempercayakan kami sebagai tuan rumah dan saya yakin dan percaya apapun yang kita lakukan pada saat ini semata-semata karena izin Allah SWT,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap untuk kedepan menginginkan tetap terjalin tali silaturahmi, jangan hanya pada saat halalbihalal karena kita adalah bersaudara.

Sementara itu, Ustaz Ardian Madiua menyampaikan beberapa hal antara lain terkait tentang menjalin hidup agar jangan sampai stres dan jangan terlalu banyak berpikir.

“Kita di dunia yang dapat kita lakukan yaitu berusaha, berdoa dan tawakal,” katanya.

“Sarana saling memaafkan, Tuhan mengatakan bertutur katalah yang baik, menyenangkan, ramah dan sifat pemaaf, itu lebih baik daripada bersedekah tetapi diiringi dengan kata-kata yang menyakitkan. Jadi marilah kita semua agar saling maaf memaafkan,” kata Ustaz Ardian.

Kegiatan itu juga dihadiri staf ahli, pimpinan OPD, camat, sejumlah kepala desa tiga Kecamatan, sekretaris desa, sekretaris camat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan tokoh agama. CAL

Silakan komentar disini...
loading...